Samsung S10 dengan sensor in-display fingerprint tercepat

thumbnail
Samsung mengeluarkan produk terbarunya yaitu Samsung Galaxy S10 yang dirilis pada 20 Februari 2019 dengan mengusung layar 6,1 inch yang disebut dengan “Infinity-O” display karena hanya ada secuil lubang diantara pojok layar sebagai kamera depan dengan resolusi 1440p Dynamic Amoled serta teknologi HDR10+ dan teknologi pemetaan nada dinamis. Dynamic Amoled dapat meredam blue light yang berbahaya bagi kesehatan mata manusia sebesar 42% tanpa harus mengurangi kualitas layar. Selain Galaxy S10 juga dilengkapi dengan kaca Gorilla Glass dan rate IP68 yang tahan banting, tahan debu, serta air. Secara resmi Samsung Galaxy S10 menjadi smartphone pertama yang mengusung layar “Infinity-O”. Untuk kapasitas baterai Galaxy S10 dibekali dengan kapasitas 3400mAh. Varian warna untuk Galaxy S10 yaitu Prism Green, Prism White, Prism Black, Prism Blue, Canary Yellow, dan Flamingo Pink.

Di Indonesia, Galaxy S10 dibanderol dengan kisaran harga 12,9 juta rupiah. Samsung galaxy S10 dibekali RAM 8 GB, Meski kapasitas RAM jumbo masih menjadi kontroversi di sebagian kalangan, Samsung agaknya tak bergeming. Bahkan, Samsung tidak hanya menawarkan RAM berukuran besar hingga 8 GB, tapi juga memori internal dengan 2 pilihan yaitu 128GB / 512 GB yang dapat dipilih sesuai kebutuhan kita masing-masing.
Smartphone ini memiliki 2 model processor yaitu Exynos 9820 untuk model internasional (termasuk Indonesia) dan Snapdragon 855 untuk wilayah tertentu. Snapdragon 855 sendiri memiliki tingkat kecepatan 45% lebih baik dibanding seri sebelumnya 845.
Pada sisi Kamera, Galaxy S10 menggunakan teknologi Kamera Pro-grade yang dikatakan kualitas kamera sudah mendekati Kamera DSLR. Galaxy S10 mengusung 3 kamera belakang, diantaranya 12MP (wide camera), 12MP (telephoto), dan 16 (ultra wide camera). Untuk kamera depan atau kamera selfie, Samsung membekalinya dengan resolusi 10MP. Untuk foto di malam hari atau pada kondisi kurang cahaya Galaxy S10 memiliki fitur Super Night Shoot yang menghasilkan hasil jepretan yang jernih dan tidak pecah-pecah. Selain itu Ultrawide Kamera pada Galaxy S10 yang dapat menangkap gambar seperti mata manusia. Teknologi OIS dan auto fokus juga membantu saat mengambil foto meski tangan agak bergetar foto yang dihasilkan tidak akan blur. Selain itu ada Super Steady Camera dimana teknologi menghasilkan rekaman layaknya kamera pro action tidak goyang dan terasa stabil.
Samsung melakukan inovasi pada segi kamera yaitu  mendukung perekaman video HDR10+ dan  kamera depan yang mendukung perekaman video 4K. Video HDR10+ akan menawarkan pengalaman multimedia yang menarik, salah satunya memberikan dynamic range video yang lebih tinggi. Selanjutnya pada update Oktober 2019 Samsung memberikan update fitur slow motion di kamera depan. Fitur slowmo atau slow motion ini sebelumnya sudah ada tapi untuk kamera belakang saja.
Selain itu Galaxy S10 merupakan smartphone pertama yang merilis teknologi 5G secara komersiil. Teknologi 5G pada Galaxy S10 digunakan untuk mendukung fitur AR (Augmented Reality ) yang dikatakan akan terasa seperti nyata. Konektivitas 5G juga mendukung panggilan video dengan resolusi 4k tanpa mengalami lag atau sendat.
Selain konektivitas 5G, Samsung juga membekali Wifi versi 6 untuk Galaxy  S10. Seri S10 dikatakan sebagai smartphone pertama yang kompatibel dengan Wifi 6. Wifi 6 adalah generasi terbaru dari Wifi yang dikatakan 20% lebih cepat dari versi sebelumnya. Wifi ini juga diklaim dapat diandalkan di dalam ruangan yang ramai pengguna. Fitur Intelligent Wifi juga disematkan pada smartphone ini yang membantu ponsel untuk hemat daya. Karena machine learning yang terdapat pada smarphone ini dapat mendeteksi sinyal Wifi yang lemah dan otomatis beralih ke sinyal LTE.
Samsung Galaxy S10 juga memiliki fitur fast charging yang dapat mengisi antar 25%-100% kurang dari 50 menit. Fitur baru lainnya dari Galaxy S10 yaitu Wireless Power Share yang dapat mengisikan daya aksesoris seperti earbuds maupun galaxy watch dengan meletakkannya di punggung smartphone ini dan bahkan dapat memberikan daya sesama Galaxy S10.

Pada Galaxy S10 pertama kalinya Samsung menyematkan fitur in-display fingerprint yang sebelumnya masih mengandalkan sensor fingerprint di bagian belakang maupun tombol home. Samsung memang bukan yang pertama kali memberikan fitur in-display fingerprint, akan tetapi sensor yang digunakan pada Galaxy S10 ini berbeda. Samsung menyematkan teknologi ultrasonic in-display fingerprint pada Galaxy S10 yang diklaim lebih cepat dan lebih akurat dan bahkan dapat memindai fingerprint saat smartphone tersebut dalam mode tidur. Sehingga, pengguna tidak perlu menyalakan ponsel terlebih dahulu untuk membuka kunci layar. Selain itu smartphone jadi lebih mudah mengenali karakteristik obyek tiga dimensi untuk mengenali keaslian sidik jari penggunanya. Keberadaan in-display fingerprint di Seri S10 ini sekaligus menggantikan pemindai iris yang selama ini terdapat pada Seri S sebelumnya, walaupun fitur Face unlock masih tersedia di Smartphone ini.
Baca Juga  Cara Memperbaiki Hp Android Bootloop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top